Bagnaya memprotes MotoGP atas larangan penggunaan nomor balap Rossi No 46
Valentino Rossi (Petronas Yamaha SRT) MotoGP Mugello, Italia 2021 / runganSport © Twitter/Moto Grand Prix.

Francesco Bagna mengomentari rencana Dorna Spors untuk melarang #46 di kelas utama MotoGP.

Le Mans, olahraga runganPembalap MotoGP ikonik dari Italia, Valentino Rossi resmi pensiun kemarin pada akhir kompetisi musim 2021.

Karena itu, nomor balapnya yang sangat terkenal #46 akan dikeluarkan dari kelas Grand Prix utama oleh Dorna Sports.

Artinya nomor yang dipakai Rossi selama ini tidak bisa dipakai oleh sembarang pebalap di kelas MotoGP nanti.

Menanggapi hal ini, rekan Rossi, Francesco Bagnaia Saya tidak setuju karena jika MotoGP terus melakukan ini, nomor yang tersedia akan habis.

Pembalap Lenovo Ducati itu juga yakin pebalap lain tidak akan menggunakan nomor Rossi meski tanpa larangan, karena mengendarainya merupakan tanggung jawab besar, mengingat kehebatan Rossi dan nomor andalannya.

“Bahwa jika mereka terus seperti ini, tidak akan ada satu nomor pun yang tersisa untuk digunakan.” untuk memberi tahu Banya menjawab dengan bercanda.

Serius, dalam kasus Rossi tidak apa-apa, tapi saya tidak berpikir pebalap mana pun akan memakai nomor 46 karena tanggung jawabnya sangat besar. bersatu Bagnaya mengungkapkan pendapatnya.

Manajer MotoGP akan menggambar nomor 46 di Mugello bersamaan dengan MotoGP Italia, yang berlangsung pada akhir pekan 29 Mei.

Membaca: Bahaya! Joan Mir mungkin terjebak tanpa tim MotoGP 2023

Selain nomor Rossi, beberapa nomor pebalap lain juga dilarang, seperti nomor 58 milik Marco Simoncelli dan nomor 69 milik Nicky Hayden, serta beberapa nomor lainnya. (DN/eV)


https://aaer.org

Baca juga:   Rea Jelaskan Alasan Kenapa MotoGP Lebih Asik Kalau Ada Rossi – runganSport