Brad Bicara Soal Aneh Masalah Honda, Semua Terserah Marquez
Marc Marquez (Repsol Honda) MotoGP Mugello, Italia 2022 / runganSport © Moto Grand Prix.

Stefan Bradl menjelaskan situasi dengan perkembangan sepeda motor di pabrik Honda.

Berlin, runganSportPabrikan Jepang Honda telah menderita dalam beberapa musim terakhir di MotoGP.

2022 adalah puncak penderitaan mereka, selain tidak bisa memenangkan balapan, motor mereka juga penuh masalah.

Hal ini ditemukan langsung oleh test rider mereka, Stefan Bradldiberitahu bahwa ada masalah Honda yang aneh.

Contohnya, di seri MotoGP Spanyol terbaru, banyak pebalap Honda yang melakukan hal yang sama.

Salah satu penyebab banyak kecelakaan adalah roda depan. Misalnya, pada sesi FP3 di Jerez, baik pebalap Repsol Honda, Marc Marquez maupun Paul Espargaro serta wildcard Stefan Bradl jatuh dari roda depan.

“Pada belokan di gigi kedua ini, roda depan tergelincir sangat awal.

Benar-benar tanpa peringatan, ini adalah masalah kita saat ini.

Tidak ada peringatan roda depan. Lalu tiba-tiba lakukan ‘tamparan’ – dan Anda berbaring di sana! untuk memberi tahu Bradle dalam sebuah wawancara speedweek.com.

“Pemutaran roda depan ini adalah masalah umum bagi kami di Honda.

Sementara kita tidak tahu persis bagaimana kita bisa mengendalikan masalah ini. Kami hanya bisa terus bekerja dan mencoba memperbaiki situasi.” harapan.

Di sisi lain, banyak pihak yang mempertanyakan peran Bradle sebagai penguji Honda. Bradle kemudian menjelaskan situasi dan cara kerjanya di Honda.

“Saat ini, tidak mudah bagi pabrikan Jepang untuk berkembang dan merespon dengan cukup cepat sesuai dengan persyaratan baru.

Bagi orang Jepang, prioritas utama adalah tidak ada yang dibawa ke trek balap yang belum diuji dengan benar.

Dalam hal ini, orang Jepang bisa sedikit lebih konservatif. Mereka tidak sebesar Ducati, Aprilia atau KTM. Mereka tidak berani melakukan perubahan besar.

Baca juga:   Bagnaia Dituding Menang Curang MotoGP Spanyol, Ducati Beri Penjelasan – runganSport

Selain itu, Jepang masih lebih pendiam dan terbatas daripada orang Eropa karena situasi virus corona.” murni Bradle.

Jadi absennya Marquez juga mempengaruhi perkembangan Honda?

“Ya, tentu arah pembangunan selalu ditentukan oleh pemimpin. Mark telah melakukan ini selama bertahun-tahun.

Jadi, Anda harus sedikit memahami apa yang disukai Mark dan apa yang dia sukai.

Membaca: Bahaya! Dunia akan menganggur jika Repsol Honda tidak mengambilnya

Ada banyak aspek yang kemudian harus cocok bersama.” dengan demikian penjelasan pebalap Jerman tersebut. (DN/eV)


https://aaer.org