Seperti yang Anda ketahui, baru-baru ini dikatakan bahwa pemerintah menemukan tersangka Björkyaitu remaja asli Cirebon dikunjungi oleh media dan televisi. Dengan informasi ini, Björka memberikan pembaruan tentang remaja yang diduga.

Di postingan saya di dilanggardia bilang itu omong kosong. Ia merasa kasihan pada remaja tersebut karena di-bully di media sosial dan banyak dikunjungi media online dan offline.

Björka bilang remaja Cirebon bukan dia | teknodime

Björka Klarifikasi Tentang Remaja Cirebon

Björk juga mengatakan bahwa mungkin seorang remaja dari Cirebon bernama Muhammad Said Fikriansyah Itu ditangkap dan diinterogasi oleh pemerintah Indonesia. Dia juga mengatakan bahwa itu salahmu bahwa remaja itu diganggu dan dikunjungi oleh banyak media (salah satu orang yang memposting ini Said adalah Björk).

Orang pertama yang memposting Muhammad Saeed Fikriansyah adalah orang di belakang Björk, yang merupakan pengguna. Twitter siapa yang menggunakan nama pengguna? Dark Tracer_Int. Dalam cuitannya, ia mengatakan sedang mencari informasi dan berbagai hal, serta bukti kuat bahwa Bjork sebenarnya adalah Muhammad Said Fikriansyah.

Muhammad Said Fikriansyah
Muhammad Said Fikriansyakh | Jawa Barat Ekspres

Namun, karena dia mengatakan bahwa Björk bukan orang Indonesia, sulit baginya untuk mendapatkan kabar terbaru tentang dirinya. Jadi ketika Mohammed Saeed Fikriansyah pertama kali diidentifikasi sebagai orang di belakang Björk, dia tidak bisa langsung mengklarifikasi. Karena itulah, setelah beberapa jam atau mungkin berhari-hari, Björk akhirnya mengatakan bahwa remaja itu bukanlah dirinya.

Selain itu, dengan adanya klarifikasi dari Bjorka ini, diharapkan remaja asal Cirebon bernama Muhammad Said Fikriansyah ini tidak lagi dibully oleh pengguna internet. Tak hanya itu, berkat pengguna Twitter bernama Dark Tracer_Int ini, kita tidak tahu apakah Said senang dengan popularitasnya atau tidak.

Tapi, tentu saja, diintimidasi adalah hal yang tidak menyenangkan. Jadi, buat kamu yang membully Sayid, kamu harus hentikan ini sekarang juga! Karena ada undang-undang bullying ITE.

Baca juga:   Perbedaan e-SIM dan Kartu SIM Biasa


https://aaer.org